<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Wa2 c' DodoL</title>
	<atom:link href="http://waaaw.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://waaaw.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Apr 2008 12:36:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='waaaw.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Wa2 c' DodoL</title>
		<link>http://waaaw.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://waaaw.wordpress.com/osd.xml" title="Wa2 c&#039; DodoL" />
	<atom:link rel='hub' href='http://waaaw.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sejuta bunga untuk pak pejabat</title>
		<link>http://waaaw.wordpress.com/2008/04/02/sejuta-bunga-untuk-pak-pejabat/</link>
		<comments>http://waaaw.wordpress.com/2008/04/02/sejuta-bunga-untuk-pak-pejabat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 12:36:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>waaaw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://waaaw.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Bersama dengan seorang teman, hari itu saya berniat mengembalikan buku di perpustakaan fakultas.  Namun, sesampainya di sana ternyata perpustakaan tutup istirahat. Karena buku yang kami pinjam harus dikembalikan hari itu juga (daripada didenda ), akhirnya kami memutuskan untuk menunggu perpustakaan buka kembali. Sembari menunggu, saya berniat membaca koran dinding yang biasanya berada di depan pintu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=waaaw.wordpress.com&amp;blog=3231414&amp;post=9&amp;subd=waaaw&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><font size="5" face="Times New Roman"><img width="182" src="http://waaaw.files.wordpress.com/2008/04/flower.jpg?w=182&#038;h=96" alt="flower.jpg" height="96" style="width:121px;height:100px;" /></font></h1>
<p><span style="font-size:14pt;"></span><span style="font-family:'Courier New';">Bersama dengan seorang teman, hari itu saya berniat mengembalikan buku di perpustakaan fakultas.<span>  </span>Namun, sesampainya di sana ternyata perpustakaan tutup istirahat. Karena buku yang kami pinjam harus dikembalikan hari itu juga (daripada didenda <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ), akhirnya kami memutuskan untuk menunggu perpustakaan buka kembali. </span><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">Sembari menunggu, saya berniat membaca koran dinding yang biasanya berada di depan pintu perpustakaan. Tidak seperti biasanya, koran dinding ternyata tidak ada (beserta papan kaca tempat menempel koran pun raib). Sebagai gantinya, di tempat tersebut terdapat sekelompok tanaman yang dibentuk menyerupai taman mini<span>  </span>(di sekitar tanaman diberi potongan-potongan bambu kecil). <span id="more-9"></span></span></p>
<p><span style="font-family:'Courier New';">Setelah saya perhatikan ke sekililing, hari ini fakultas memang tampak berbeda. di beberapa sudut fakultas tampak pot-pot besar berisi bunga asli, sekelompok tanaman yang ditata rapi seperti halnya di tempat koran dinding pun tampak di beberapa tempat lainnya.</span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';">Karena tidak ada kerjaan, akhirnya saya hanya mempermainkan (maksudnya memegang dan mencium bau)<span>  </span>bunga-bunga asli di salah satu pot yang terletak tepat di depan pintu perpustakaan. Ketika saya sedang asik mengagumi keindahan dan keharuman bunga-bunga itu tiba-tiba datang beberapa petugas perlengkapan dan kebersihan kampus. Mereka mengangkuti semua tanaman yang dibentuk layaknya taman mini itu (ternyata itu semua tanaman sewaan). Tanpa diduga salah satu dari petugas<span>  </span>itu berkata kepada saya:</span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">‘mbak..kalau mau bunganya ambil saja, bunga-bunganya sih udah kita beli kok, daripada dibuang, lagian acaranya sudah selesai ”</span><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">“Ada acara apaan sih pak?” tanya saya kepada pak petugas</span><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">“lha masa gak tahu sih mbak, hari ini kan menteri “anu” datang ke sini”</span><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">“oh..jadi boleh diambil nih bunganya pak?”</span><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">“ambil saja mbak..gak dipakai lagi kok. Tahu gak mbak, persiapan penyambutan mentri “anu” ini nyampe seminggu, buat bunga-bunga dan tanaman saja habis jutaan, padahal pak menteri gak sejam di sini” gak disangka tiba-tiba pak petugas curhat..he</span><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">“biasa pak&#8230;penyambutan pejabat”</span><span style="font-family:'Courier New';">“</span><span style="font-family:'Courier New';">kalau masih mau bunga-bunganya, di lantai dua masih banyak mbak..”kata pak petugas sambil mengangkuti lagi tanaman sewaan ke atas sebuah mobil <i>pick up</i>.</span></p>
<p><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">Karena perpustakaan masih cukup lama buka kembali, akhirnya bersama teman saya tadi, saya naik ke lantai dua untuk mencari bunga yang lebih bagus. Sesampainya di atas, lantai dua salah satu gedung di fakultas ini tampak berbeda dari biasanya. Mulai dari lantai tangga sampai lantai menuju ruang seminar dilapisi karpet merah, di sisi karpet merah, dengan jarak tetentu, berdiri pot-pot bunga asli (Ya ampun seperti mau masuk istana saja), bahkan di beberapa dinding dihiasi pita-pita besar.</span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">Yang ingin saya utarakan berdasarkan ilustrasi di atas adalah soal penyambutan “orang-orang penting” di negara kita yang kadang berlebihan dan “norak”. Bayangkan saja berapa uang yang harus dikeluarkan hanya untuk membeli bunga-bunga segar yang begitu banyaknya dan menyewa tanaman?(seperti kata pak petugas tadi..nyampe jutaan), padahal bunga-bunga itu disentuh pun tidak oleh pak pejabat, bahkan mungkin dilirik pun enggak. Apakah tidak ada cara lain yang lebih sederhana dan hemat untuk sekedar acara penyambutan?//W </span></p>
<p><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';">picture from <a onclick="return mugicPopWin(this,event);" oncontextmenu="mugicRightClick(this);" href="http://www.photobucket.com/">www.photobucket.com</a></span></p>
<p><span style="font-family:'Courier New';"></span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';"> </span><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/waaaw.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/waaaw.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/waaaw.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/waaaw.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/waaaw.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/waaaw.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/waaaw.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/waaaw.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/waaaw.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/waaaw.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/waaaw.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/waaaw.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/waaaw.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/waaaw.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/waaaw.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/waaaw.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=waaaw.wordpress.com&amp;blog=3231414&amp;post=9&amp;subd=waaaw&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://waaaw.wordpress.com/2008/04/02/sejuta-bunga-untuk-pak-pejabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fb9d1fbe9490095a632bcfa20b4e5a16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">waaaw</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://waaaw.files.wordpress.com/2008/04/flower.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">flower.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>wanita suka bola: suatu trik berkomunikasi dengan pria???</title>
		<link>http://waaaw.wordpress.com/2008/03/21/wanita-suka-bola-suatu-trik-berkomunikasi-dengan-pria/</link>
		<comments>http://waaaw.wordpress.com/2008/03/21/wanita-suka-bola-suatu-trik-berkomunikasi-dengan-pria/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 15:23:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>waaaw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://waaaw.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Sepak bola memang identik sebagai olah raga kaum adam. Kenyataannya memang demikian, pemain sepak bola mayoritas adalah pria. Namun, yang ingin saya utarakan di sini bukan mengenai permainan sepak bola ataupun pemainnya, melainkan para bola mania. Bola mania  yang saya maksud adalah orang yang hoby menonton pertandingan sepak bola (hanya menonton kemudian membicarakannya dengan orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=waaaw.wordpress.com&amp;blog=3231414&amp;post=5&amp;subd=waaaw&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><img src="http://waaaw.files.wordpress.com/2008/03/sepakbolawanita.gif?w=455" alt="sepakbolawanita.gif" /></p>
<p style="text-align:left;">Sepak bola memang identik sebagai olah raga kaum adam. Kenyataannya memang demikian, pemain sepak bola mayoritas adalah pria. Namun, yang ingin saya utarakan di sini bukan mengenai permainan sepak bola ataupun pemainnya, melainkan para <span style="font-weight:bold;" class="Apple-style-span">bola mania</span>. <span class="Apple-style-span" style="font-weight:bold;">B</span><span class="Apple-style-span" style="font-weight:bold;">ola mania  </span>yang saya maksud adalah orang yang hoby menonton pertandingan sepak bola (hanya menonton kemudian membicarakannya dengan orang lain, mereka tidak memainkan olah raga itu). Sama halnya dengan para pemain, mayoritas bola mania pun adalah pria. Yang ingin saya bicarakan adalah kaum minoritas dari para bola mania, yaitu <span style="font-weight:bold;" class="Apple-style-span">wanita</span> yang gemar nonton bola.</p>
<p style="text-align:left;">Mengapa mereka (bola mania wanita) suKa noNton boLa?</p>
<p><span id="more-5"></span> Ini merupakan pertanyaan yang sudah lama ada dalam benak saya. Saya tidak bermksud menyinggung gender (bahwa wanita seharusnya menyukai A dan pria B), tetapi hal ini agak &#8220;tidak biasa&#8221;. Ketika wanita pada umumnya menyukai hoby yang &#8220;wajar&#8221;, mereka justru rela begadang &#8220;hanya&#8221; untuk melihat pertandingan sepak bola di tv. Maklum saja, pertandingan sepak bola yang disiarkan di tv kita kan umumnya liga Eropa yang biasanya baru tayang (<span style="font-style:italic;" class="Apple-style-span">live) </span>malam dan dini hari di tv. 
<p style="text-align:left;">Kembali lagi ke pertanyaan awal. Mengapa ya mereka suka nonton bola?</p>
<p style="text-align:left;">Untuk menjawab pertanyaan tersebut kemudian saya melakukan penelitian &#8220;sangat kecil&#8221; dan kasar. Pertama-tama saya mencari teman wanita yang sangat hoby nonton bola untuk dijadikan informan. Saya sengaja mencari teman-teman yang cukup akrab untuk dijadikan informan. Hal ini dilakukan agar mereka dapat lebih terbuka ketika saya mengajukan pertanyaan. Setelah itu, saya bertanya kepada mereka dengan santai (seperti ngobrol biasa, informan tidak tahu bahwa saya sedang meneliti jawaban mereka). Inti pertanyaan sebenarnya cuma satu, yaitu mengapa mereka suka nonton bola?</p>
<p style="text-align:left;">Tahukah anda apa hasilnya?</p>
<p style="text-align:left;">Delapan dari sepuluh responden mengaku (saya percaya ) bahwa awal mereka suka nonton bola adalah agar bisa ngobrol dengan gebetan atau sahabat pria yang suka nonton bola juga. Mereka mengatakan bahwa dengan nonton bola akan ada alasan untuk berdiskusi, saling mencela, bahkan bertaruh dengan para pria itu.  Sementara dua responden lainnya memberikan alasan yang sama, bahwa mereka suka nonton bola dikarenakan rata-rata saudaranya di rumah adalah pria yang suka nonton bola sehingga mau tak mau mereka pun ikut nonton karena tv dikuasai saudara-saudara yang hoby nonton bola. </p>
<p style="text-align:left;">Kemudian saya melakukan pengamatan lapangan, yang sekali lagi kecil-kecilan. Pengamatan pertama  saya lakukan pada kenangan masa lalu. Saya ingat beberapa teman wanita smu saya sangat suka nonton bola. Jika diingat-ingat mereka memang biasanya membicarakan hasil pertandingan dengan para pria. Mereka terlihat akrab dengan para pria; berdiskusi, saling mengejek klub favorit, taruhan traktir, dan lain-lain. Pengamatan kedua, saya saksikan dari teman-teman wanita yang suka nonton bola sekarang. Sama saja, keesokan hari setelah menonton pertandingan malam harinya, mereka biasanya membicarakannya dengan teman-teman pria.</p>
<p style="text-align:left;">Jadi, berdasarkan penelitian ini (sekali lagi ini penelitian yang sangat kecil dan kasar sehingga saya anggap wajar kalau ada yang tidak setuju:} )saya simpulkan bahwa alasan <span class="Apple-style-span" style="font-weight:bold;">wanita</span> suka nonton bola  adalah itu merupakan suatu trik agar mereka bisa berkomunikasi dengan pria.:) W</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/waaaw.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/waaaw.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/waaaw.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/waaaw.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/waaaw.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/waaaw.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/waaaw.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/waaaw.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/waaaw.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/waaaw.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/waaaw.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/waaaw.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/waaaw.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/waaaw.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/waaaw.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/waaaw.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=waaaw.wordpress.com&amp;blog=3231414&amp;post=5&amp;subd=waaaw&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://waaaw.wordpress.com/2008/03/21/wanita-suka-bola-suatu-trik-berkomunikasi-dengan-pria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fb9d1fbe9490095a632bcfa20b4e5a16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">waaaw</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://waaaw.files.wordpress.com/2008/03/sepakbolawanita.gif" medium="image">
			<media:title type="html">sepakbolawanita.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
